Thursday, March 31, 2005

Himen

Bentuknya berbeda-beda, dari yang semilunar (bulan sabit) sampai yang berlubang-lubang, atau yang ada pemisahnya (septum); dengan konsistensi yang berbeda-beda pula. Dari yang kaku sampai yang lunak sekali. Hiatus himenalis ( lubang selaput dara) berukuran dari yang seujung jari sampai yang mudah dilalui oleh dua jari. Umumnya himen robek pada saat koitus, dan robekan ini terjadi pada tempat jam 5 atau jam 7, dan sampai dasar selaput dara itu. Sesudah persalinan, himen robek pada beberapa tempat, dan apa yang dapat dilihat adalah sisa-sisanya (karunkula himenalis) saja.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home

Free Web Site Template